Loading

wait a moment

Contoh Susunan Acara dalam Syukuran Aqiqah

Sebenarnya aqiqah pada zaman nabi tidak perlu berbagai macam susunan acara. Cukup menyembelih secara islami dan membagikan ke orang miskin. Tapi bagi orang sekarang yang ingin memeriahkan acara aqiqah juga tidak apa-apa. Dengan catatan yang penting tidak ada pelanggaran syariat dan akhlak dalam acara tersebut.

Setiap tempat setiap daerah berbeda-beda susunan acaranya. Tidak ada yang pakem dalam susunan acara aqiqah. Tergantung dari pihak keluarga bagaimana penyelenggaraannya.

Acara aqiqah adalah wujud syukur atas pemberian keturunan oleh Allah SWT. Maka sama saja dengan syukuran acara-acara lainnya, seperti syukuran haji, umroh atau pernikahan.

Berikut ini kami sajikan susunan acara dalam aqiqah yang bisa Anda jadikan inspirasi.

Contoh Susunan Acara Aqiqah

  • Pembukaan

Pembukaan acara dilakukan oleh MC acara. Jangan sampai lupa agar membuka acara dengan bacaan basmalah bersama oleh semua undangan yang hadir. Dalam kesempatan pembukaan acara ini MC juga bisa menyambut para hadirin dengan sambutan yang hangat, cair dan menghibur.

  • Tilawah / Qiro’ah

Tilawah atau qiroah sama saja. Bisa dipilih salah satu. Dalam pembacaan ayat suci Al-Qur’an alangkah baiknya jika diikuti dengan artinya. Agar undangan yang hadir ikut mengerti maksud dari ayat tersebut.

Adapun ayat yang dibaca dalam acara aqiqah biasanya adalah surat Thoha ayat 99-104, Al-Israa ayat 23-25, surat Al-Muminun ayat 115-118, dan seterusnya.

  • Sambutan

Sambutan oleh anggota keluarga atau ayah si bayi. Sambutan ini tidak harus satu, tetapi bisa beberapa orang. Isi dari sambutan biasanya adalah ucapan terima kasih atas kehadiran dan doa, ucapan permintaan maaf atas kekurangan acara.

  • Pencukuran Rambut.

Prosesi pencukuran rambut ini dicontohkan langsung oleh Rosululloh SAW, sehingga tidak boleh terlewatkan dalam acara aqiqah. Bersamaan dengan pencukuran rambut ini biasanya juga disematkan nama bayi secara resmi.

  • Ceramah dan Tausiyah

Kurang lengkap suatu acara rasanya jika tidak ada tausiyah atau mauidzoh hasanah. Sebab kita diperintahkan untuk saling tawaa soubil hak watawaa soubissobr. Yaitu saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

  • Makan dan Pembagian Bingkisan

Ini adalah sesi yang paling ditunggu-tunggu. Pantas jika diletakkan di bagian akhir acara. Jika diletakkan di bagian depan bisa membuat hadirin menjadi kurang fokus. Nah alangkah baiknya dalam acara makan dan pembagian bingkisan ini diatur sedemikian rupa agar tertib dan tetap rapih.

Demikianlah sedikit usulan susunan acara aqiqah yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat membantu Anda yang masih bingung menyusun acara aqiqah untuk anak tersayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: