Loading

wait a moment

Mendalami Biografi James Madison, Presiden Ke-4 Amerika

James Madison dikenal sebagai salah satu pendiri Amerika dan juga menjabat sebagai Presiden ke-4 dari negara adidaya ini. Kontribusinya yang terlihat dari biografi James Madison merupakan hal luar biasa dan patut dipelajari.

Karir dalam dunia politik yang kemudian mengantarkannya menjadi orang nomor satu di negara Paman Sam ini lantas memberikan banyak cerita yang dapat dipelajari oleh para generasi muda. Tidak ada salahnya belajar dari tokoh besar Amerika berikut ini.

Kehidupan Awal Seorang James Madison

Image Source: theobjectivestandard.com

James Madison lahir pada bulan Maret 1751 dan meninggal pada bulan Juni 1836 di usia 85 tahun. Ia merupakan putra tertua dari James Madison Sr. dan Nelly Conway Madison. Ayah dari Madison merupakan seorang penanam tembakau sukses.

Di kemudian hari, James Madison mewarisi ladang yang sangat luas tersebut dan juga pekerja yang jumlahnya banyak. Perlu diketahui bahwasanya ayah Madison terkenal sebagai pemilik tanah terluas di daerahnya.

Pada dasarnya, kakek Madison memang sudah dikenal sebagai penanam dan penjual tembakau terkemuka. Beruntung ayah dari James Madison terampil dalam meneruskan usaha tersebut hingga akhirnya diberikan kepada anak tertuanya.

Pendidikan yang Ditempuh

Dalam biografi James Madison yang selanjutnya, mari mengenal pendidikan yang ditempuh olehnya pada waktu itu. Saat Madison berusia 11 hingga 16 tahun, ia belajar di bawah bimbingan Donald Robertson.

Robertson dikenal sebagai tutor handal yang menangani sejumlah keluarga penanam terkemuka di daerah tersebut. Padanya, Madison belajar geografi, matematika, hingga bahasa klasik dan modern.

Ia lalu melanjutkan pendidikan di bawah arahan Pendeta Thomas Martin dan memutuskan untuk menempuh pendidikan di kampus New Jersey yang sekarang dikenal sebagai Universitas Princeton.

Karir Politik Madison

Pada mulanya, Madison muda yang menetap di Montpelier belum menentukan karir ke depannya dan memilih untuk menjadi tutor bagi adik-adiknya. Munculnya konflik dan peperangan lantas menggugah hatinya untuk berdiri dan maju memerangi.

Pada tahun 1774, ia pun menjadi anggota dari pro-revolution, sebuah komite keamanan lokal. Karirnya pun semakin naik hingga ia akhirnya duduk sebagai anggota dari delegasi di Virginia. Nantinya, Madison juga dikenal sebagai Bapak Konstitusi Amerika.

Sebagai Seorang Presiden Amerika Ke-4

Salah satu bagian dari biografi James Madison adalah karirnya sebagai seorang presiden. Selain dikenal sebagai Bapak Konstitusi karena keberhasilannya dalam menyusun konstitusi resmi, ia pun lalu menduduki kursi kepresidenan.

Madison menjabat sebagai presiden ke-4 pada tahun 1809 hingga 1817. Selama menjabat, banyak hal yang terjadi termasuk perang yang terjadi di tahun 1812. Meski begitu, Madison bertahan dengan baik dan semakin mempunyai reputasi baik.

Hal-Hal yang Berhubungan dengan Madison

Atas kontribusinya dalam mendirikan negara dan juga mempertahankan diri dari peperangan yang terjadi, nama James Madison pun diabadikan dalam sejumlah hal. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Stempel perangko tahun 1894 yang menampilkan wajah sang Presiden ke-4.
  2. Sebuah yayasan bernama James Madison Memorial Fellowship Foundation.
  3. James Madison University.
  4. Madison Square.

Demikianlah sejumlah hal yang mengambil namanya sebagai bentuk penghormatan atas apa yang telah dilakukannya untuk negara. Tentu masih terdapat beberapa hal lain yang juga mengambil namanya.

Akhir kata, apa yang telah disampaikan di biografi James Madison semoga bisa dijadikan inspirasi bagi para generasi muda. Sejarah tidak bisa dilepaskan begitu saja dari suatu bangsa dan alangkah baiknya untuk tetap diceritakan dari waktu ke waktu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: